Oleh : Prof. Dr. Rambat Nur Sasongko ( MAP FKIP Universitas Bengkulu 2020 )
CAPAIAN PEMBELAJARAN
- Mahasiswa mampu mendeskripsikan konsep dasar inovasi pengelolaan pendidikan
- Mahasiswa mampu mendeskripsikan latar belakang, definisi, ciri-ciri, tujuan, dan manfaat inovasi pengelolaan pendidikan
- Mahasiswa mampu mensintesiskan konsep dasar inovasi pengelolaan Pendidikan dalam setting di tempat tugasnya
LATAR BELAKANG
- Pengelolaan pendidikan dapat menentukan mutu pendidikan dan Pengelolaan pendidikan yang kurang inovatif berdampak kepada mutu pendidikan yang rendah
- Kebijakan nasional dan kebijakan lokal pendidikan tidak menjamin mutu pendidikan menjadi unggul melainkan dibutuhkan pengelola pendidikan yang inovatif
- Perkembangan ipteks di era RI 4.0 dan Society 5.0 yaitu tidak dapat menggantikan manusia sebagai innovator
- Munculnya berbagai permasalahan pendidikan yang bervariasi yang membutuhkan pengelola pendidikan solutif inovatif
DEFINISI INOVASI
Inovasi merupakan Perubahan suatu ide, praktik dan obyek yang dilihatnya sebagai sesuatu yang baru.
Karakteristik:
- Ide/gagasan/ pengetahuan baru
- Praktik/perilaku/metode/aktivitas baru
- Obyek/produk baru
- Terdapat unsur yg baru dilihat, dirasakan, diucapkan, & dipraktikkan
Definisi Inovasi
Pertama
An innovation is any idea, practice, or mate artifact perceived to be new by the relevant unit of adopt (Zaltman & Duncan, 1977)
Kedua
Innovation is the creative selection,organization and utilization of human and material resources in new and unique ways which will result in the attainment of a higher level of achievement for the defined goals and objectives (Huberman, 1973)
Ketiga
An innovation is an idea, practice, or object is perceived as new by an individual or other unit of adoption (Rogers, 1983)
INOVASI,PEMBAHARUAN,DAN MODERNISASI
- Inovasi yaitu mengacu kepada perubahan ke arah yang baru
- Pembaharuan yaitu :implementasi aktivitas inovasi ~~ (1) invention, (2) discovery.● Invention: penemuan sesuatu yang benar-benar baru (hasil karya manuasia)● Discovery: penemuan sesuatu yang sebenarnya telah ada sebelumnya
- Modernisasi yakni proses perubahan sosial dari masyarakat tradisional ke arah yang lebih maju (modern)
PENGELOLAAN PENDIDIKAN
- Proses penyelenggaraan pendidikan yang mengacu kepada nilai-nilai, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan agar dpt berhasil dengan mutu unggul
- Proses penyelenggaraan (fungsi): perencanaan,pengorganisasian, pelaksanaan, monev, dan pelaporan
- Bidang garapan (substansi):kurikulum, kesiswaan, personalia, sarana dan prasarana, keuangan, humas, & layanan khusus
- Acuan ~ MBS, Kebijakan Nasional,Peraturan perundang-undangan,Nilai-nilai: kemandirian, kemitraan,partisipasi, keterbukaan,akuntabilitas, pemberdayaan stakeholders, bermutu, efektivitas & efisiensi, produktivitas,sustainabilitas
Inovasi Pengelolaan Pendidikan
- Inovatif Yaitu : Proses pembaharuan penyelenggaraan pendidikan yang mengacu kepada nilai-nilai, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan agar dapat berhasil dengan mutu unggul.
- Fungsi baru yakni : Terdapat pembaharuan dalam proses/ fungsi pengelolaan:perencanaan, pengorganisasian,pelaksanaan, monev, dan pelaporan
- Substansi baru yaitu : Terdapat pembaharuan dalam bidang garapan/ substansi: kurikulum, kesiswaan, personalia, sarana&prasarana, keuangan, humas, dan layanan khusus
- Terdapat pembaharuan dalam konsep,praktik, dan hasil.
TUJUAN INOVASI PENGELOLAAN PENDIDIKAN
- Agar lembaga pendidikan dapat bermutu unggul (efektif, efisien, produktif, relevan,akuntabel, bermutu tinggi)
- Agar tidak tertingal dengan perkembangan ipteks & perubahan masyarakat dunia
- Agar lembaga pendidikan dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia yang terus berubah (relevansi & daya tampung)
- Agar dapat memperbaharui ide,praktik & obyek sbg fasilitas mencapai tujuan pendidikan (peningkatan tata kelola)
- Agar dapat memperbaiki & meningkatkan mutu pendidikan (peningkatan mutu)
MANFAAT
- Agar Lembaga pendidikan memiliki brand image yang tinggi
- Agar Layanan pendidikan dapat berjalan secara prima
- Hasil pengelolaan pendidikan lebih inovatif
- Pengelolan pendidikan bermutu unggul: mandiri, bermitraan, partisipasi demokratis, terbuka, akuntabel, stakeholders berdaya & puas,hasil benilai tinggi, efektif & efisien, produktif, sustainabel,memenangkan berbagai kejuaraan, lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja
KARAKTERISTIK INOVASI PENGELOLAAN PENDIDIKAN
- Terdapat pembaharuan dlm proses/ fungsi pengelolaan: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monev, dan pelaporan
- Terdapat pembaharuan dlm bdg garapan/ substansi:kurikulum, kesiswaan, personalia, sarana&prasarana, keuangan, humas, dan layanan khusus
- Terdapat pembaharuan dlm konsep, praktik, dan hasil
- Pembaharuan konsep (visi, misi,tujuan, sasaran, strategi, motto, pedoman penyelenggaraan, manual mutu, SOP, dsb)
- Pembaharuan praktik (pola layanan, jenis kegiatan,jadwal, kecepatan, ketepatan, dsb)
- Pembaharuan hasil (kepuasan pelanggan, bermutu, jumlah, incame generating, prestasi, piala, dsb)
PRINSIP INOVASI PENGELOLAAN PENDIDIKAN
- Mau belajar terus, kultur inovasi, pantang menyerah,kreatif, curiosity
- Menyediakan sumber daya manusia yg kreatif inovatif (critical mass)
- Menyediakan fasilitas dan dana yg memadai
- Kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan,akuntabilitas, pemberdayaan stakeholders, bermutu,efektivitas & efisiensi, produktivitas, sustainabilitas
- Memenangkan berbagai kejuaraan, lulusan memilikikompetensi yg relevan dg kebutuhan dunia kerja
- Memberikan solusi/ kontribusi konstruktif dalam memecahkan masalah pembangunan bangsa (mengatasi pengangguran, kemiskinan, krisis pangan & energi, dsb)
POLITIK INOVASI PENGELOLAAN PENDIDIKAN
Menurut Roger M. Eferett (1983) UNSUR INOVASI: obyek inovasi, saluran komunikasi, waktu, & sistem sosial
PROSES INOVASI:
1. Mengetahui masalah/ kebutuhan
2. Melakukan penelitian dasar / terapan
3. Pengembangan (R&D)~ inovasi, imitasi,kompetisi teknologi, standarisasi
4. Komersialisasi
5. Adopsi & difusi
6. Konsekuensi
POLITIK INOVASI PENGELOLAAN PENDIDIKAN
- INOVASI SEBAGAI SOLUSI yaitu penyelenggaraan pendidikan yang diorientasikan untuk mengatasi permasalahan pembangunan (mengatasi pengangguran,kemiskinan, krisis pangan & energi, KKN,anarkhisme, ketidakadilan, mutu SDM yang tidak berstandar nasional/ internasional, dsb)
- INOVASI SEBAGAI PROYEK Yakni menciptakan pembaharuan penyelenggaraan pendidikan yang dibiayai dengan standar khusus (BOS, block grant pend, PTK, PTS,dsb)
- INOVASI SEBAGAI KULTUR YAITU penerapan jiwa,semangat, nilai-nilai inovasi sebagai acuan yang melekat dalam penyelenggaraan pendidikan (ide dari individu/Lembaga sendiri)
INOVASI SEBAGAI KULTUR
- Penerapan nilai-nilai baru ke arah perbaikan & peningkatan dalam hal kemandirian, kemitraan,partisipasi demokratis, keterbukaan, akuntabilitas,anti KKN, pemberdayaan stakeholders, bermutu,efektivitas & efisiensi, produktivitas,sustainabilitas, memenangkan berbagai kejuaraan,lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja diacu oleh stakeholders
- Acuan kebaharuan dalam fungsi & substansi pengelolaan
- Pimpinan lembaga pendidikan sebagai kunci keberhasilan haruss: “ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani” dalam melakukan inovasi
- Pengawasan dilakukan secara mandiri (melekat)
- Sistem penghargaan berbasis kpd kinerja (performance)
PROSES INOVASI (menurut para ahli)
● Lavidge & Steiner (1961): menyadari,mengetahui, menyukai, memilih,mempercayai, membeli
● Rogers (1962): menyadari, menaruh perhatian, menilai, mencoba, menerima
● Milo (1971): konseptualisasi, tentatif adopsi, penerimaan sumber, implementasi,institusionalisasi
TINGKATAN INOVASI(Sasongko, 2009)
4. Penciptaan asli
3. Imitasi
2. Peniruan
1. Pengadopsi
0. Menolak
TINGKATAN INOVASI (Sasongko, 2009)
- Menolak inovasi yaitu tidak mau menerima (konservatif tradisional)
- Pengadopsi yakni menerima sesuatu yang baru untuk diaplikasikan dalam diri dan lingkungannya
- Peniruan merupakan memproduksi sesuatu yang baru namun merupakan hasil mencontoh dari karya orang lain secara keseluruhan
- Imitasi yaitu memproduksi sesuatu yang baru berdasarkan peniruan sebagian dari karya orang lain
- Penciptaan asli (orijinalisasi) yakni menciptakan sesuatu yang baru berdasarkan hasil asli dan belum pernah diciptakan oleh orang lain.
SYARAT INOVASI
1).SDM unggul yaitu memahami metode ilmiah,memiliki sikap dan perilaku ilmiah
2).Menggunakan metode pengkajian atau penelitian (action research,experiment, R&D)
3).Fasilitas dan pendanaan yang mencukupi
4).Dukungan kebijakan (sosialisasi,produksi,komersialisasi)
MODEL IMPLEMENTASI
Analisis masalah/kebutuhan <~~~ >melakukan penelitian dasar <~~~~> melakukan penelitian pengembangan (R&D)<~~~>Monev & pengawasan <~~~~>INOVASI PENGELOLAAN PENDIDIKAN <~~~> Penyusunan panduan penerapan model yang efektif<~~~>Penerapan inovasi <~~~>Kebijakan penerapan <~~~~> Diseminasi/Sosialisasi hasil
TUGAS:
1. Deskripsikan konsep dasar inovasi pengelolaan pendidikan?
2. Kemukakan inovasi pengelolaan pendidikan di tempat tugas Anda?
WILAYAH INOVASI PENGELOLAAN SATUAN PENDIDIKAN
FUNDAMENTAL <~~>FUNGSI~~~LAIN-LAIN <~~~~~~~>PENGELOLAAN PENDIDIKAN <~~~~~~~~> SUBSTANSI<~~>HASIL <~~>PROSES <~~> SUBSTANSI
WILAYAH INOVASI PENGELOLAAN PENDIDIKAN
- Fondamen praktik manajerial (filosofis, psikologis,sosiologis, antropologis, perkembangan ipteks)
- Fungsi manajemen pendidikan
- Substansi manajemen pendidikan
- Proses manajerial (kebijakan, kepemimpinan,supervisi, komunikasi, pengambilan keputusan,sekretariatan, inovasi pengembangan, dst)
- Hasil manajerial
- Lain-lain
KONTEKS PENGELOLAAN PENDIDIKAN
a).Administrasi Pendidikan
b).Manajemen Pendidikan
c).Kepemimpinan Pendidikan
d).Pengambilan Keputusan
FUNDAMEN PRAKTIK MANAJERIAL
A. Filosofis (ontologi, epistemologi, aksiologi)
B. Psikologis (jiwa, semangat, nilai-nilai, moral,kesehatan psikis, dsb)
C. Sosiologis (hub sosial, komunikasi, kebutuhan masy,komunitas, organisasi, konflik, dsb)
D. Antropologis (kultur, disiplin, inovasi, dsb)
E. Perkembangan ipteks (ilmu pengetahuan, teknologi,seni, ilmu murni, terapan/aplikasi, dsb)
FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN
● G.R. Terry: Planning, Organizing, Actuating,Controlling (POAC)
● Henry Fayol: Planning, Organizing,Commanding, Coordinating, Controlling (POCCC)
● Luther Gullick: Planning, Organizing,Staffing, Directing, Coordinating, Reporting,Budgeting (POSDCoRB)
FUNGSI MANAJEMEN
● John F. Mee: Planning, Organizing, Motivating,Controlling (POMCo)
● Louis A. Allen: Leading, Planning, Organizing,Controlling (LePOC)
● Mc. Namara: Planning, Programming, Budgeting,System (PPBM)
● Harold Koontz & Cyril O’Donnell: Planning,Organizing, Staffing, Directing, Controlling (POSDC)
FUNGSI MANAJEMEN
● W.H. Newman: Planning, Organizing, Assembling Resources, Directing, Controlling (POARDC)
● Lyndall F. Urwick: Forecasting, Planning,Organizing, Commanding, Coordinating, Controlling(FPOCCC)
● Sergiovanni: Planning, Organizing, Leading,Controlling (POLC)
● John F. Millet: Directing, Facilitating (DF)
FUNGSI MANAJEMEN
a). S.P. Siagian: Perencanaan, Pengorganisasian,Pemotivasian, Pengontrolan, Evaluasi
b). Oey Ling Lee: Perencanaan, Pengorganisasian,Pengarahan, Pengkoordinasian, Pengontrolan
c). Suharsimi Arikunto: Perencanaan, Pelaksanaan,Evaluasi
d). Rambat Nur Sasongko: Perencanaan, Pelaksanaan,Evaluasi, Pertanggungjawaban
UNSUR-UNSUR MANAJEMEN (6M)
A. Men (sumber daya manusia)
B. Money (pembiayaan)
C. Methode (cara/metode mencapai tujuan)
D. Materials (bahan yg dibutuhkan)
E. Machines (mesin/alat yg digunakan berproduksi)
F. Market (pemasaran/publikasi)
SUBSTANSI PENGELOLAAN PENDIDIKAN
1. Pengelolaan kurikulum
2. Pengelolaan kesiswaan
3. Pengelolaan personalia
4. Pengelolaan sarana dan prasarana
5. Pengelolaan keuangan
6. Pengelolaan hubungan masyarakat
7. Pengelolaan layanan khusus
INOVASI PENGELOLAAN PENDIDIKAN
Substansi/Fungsi~~~Kurikulum~~~Kesiswaan~~~Personalia~~~Sarana Prasarana~~~Keuangan~~~Humas~~~LayananKhusus~~~Perencanaan~~Pengorganisasian~~Pelaksanaan~~Monev
CONTOH INOVASI Pengelolaan Kurikulum
a. Perencanaan
b. Pengorganisasian
c. Pelaksanaan
d. Pengawasan
PERENCANAAN (Pengelolaan Kurikulum)
- Penyusunan silabus mata pelajaran yg baru
- Analisis materi pelajaran (AMP).
- Penyusunan kalender pendidikan.
- Penyusunan program tahunan (prota) dengan memperhatikan kalender pendidikan dan hasil analisis materi pelajaran.
- Penyusunan program semester berdasarkanprogram tahunan yang telah disusun.
- Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran(RPP)
PENGORGANISASIAN (Pengelolaan Kurikulum)
1. Pembagian tugas mengajar dan tugas lain.
2. Penyusunan jadwal pelajaran.
3. Penyusunan jadwal kegiatan perbaikan.
4. Penyusunan jadwal kegiatan pengayaan.
5. Penyusunan jadwal kegiatan ekstrakurikuler.
6. Penyusunan jadwal kegiatan bimbingan dan penyuluhan.
7. Penyusunan rencana bimbingan dan penyuluhan.
PELAKSANAAN (Pengelolaan Kurikulum)
● Pengaturan pelaksanaan kegiatan pembukaan tahun ajaran baru.
● Pelaksanaan kegiatan pembelajaran.
● Pelaksanaan kegiatan bimbingan dan penyuluhan.
● Supervisi pelaksanaan pembelajaran.
● Supervisi pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan.
PENGAWASAN (Pengelolaan Kurikulum)
a. Supervisi pelaksanaan pembelajaran
b. Supervisi pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan
c. Evaluasi proses dan hasil kegiatan pembelajaran.
d. Evaluasi proses dan hasil kegiatan bimbingan dan penyuluhan.
PROSES MANAJERIAL
● Kebijakan (UU, PP, Keputusan, Peraturan,Program Kebijakan, dst)
● Komunikasi (tujuan, fungsi, unsur, tipe,proses, metode, syarat, hambatan, SIM, dsb)
● Pengambilan keputusan (tujuan, fungsi, unsur,tipe, proses, metode, syarat, hambatan, dsb)
● Inovasi pengembangan (pengkajian,penelitian, penerapan)
PROSES MANAJERIAL
- Supervisi dan kepengawasan pendidikan(tujuan, fungsi, unsur, tipe, proses, metode,syarat, hambatan, dsb)
- Kepemimpinan (tujuan, fungsi, unsur, tipe,proses, metode, syarat, hambatan, dsb)
- Organisasi pendidikan (tujuan, fungsi, unsur,tipe, proses, metode, syarat, hambatan, dsb)
- Sekretariatan (tujuan, fungsi, unsur, tipe,proses, metode, syarat, hambatan, dsb)
PRODUK MANAJERIAL
1). Kebijakan (kebijakan pemerintah, kebijakan bidang pendidikan, dsb)
2). Renstra (rencana strategis 25 tahun)
3). Program Kerja (program kerja 5 tahun, program kerja 1 tahun, dsb)
4). Keputusan (keputusan menteri, gubernur, bupati/walikota, dsb)
5). Peraturan (peraturan pemerintah, peraturan walikota, peraturan kepala dinas diknas, dsb)
6). Informasi (pengumuman, berita, inovasi, dsb)
7). Jasa (mengajar, nara sumber, pelatih, konsultan, asistensi, dsb)
8). Barang (laporan, barang komersial, buku, jurnal, leaflet, buletin,majalah, dsb)
9). Dana (gaji, honor, incame generating, dsb)
10). Kerjasama (tukar nara sumber, tukar siswa/mahasiswa, penelitian,pengajaraan, dsb)
KAJIAN LAIN
● Manajemen waktu
● Manajemen konflik
● Sistem informasi manajemen (SIM)
● Manajemen disiplin
● Manajemen perubahan
● Manajemen mutu
● Manajemen kewirausahaan
PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN
● Otonomi manajemen
● Keputusan partisipatif
● Akuntabilitas
● Berorientasi kpd hukum, peraturan & norma kemasy
● Transparansi
● Produktivitas
● Efektif
● Efisien
● Jaminan mutu
● Kompetitif (daya saing)
● Relevan
● Keberlanjutan
● Pemerataan pend
● Peningkatkan mutu
● Sekolah unggul
Inovasi Kerja Lembaga Pengelolaan Pendidikan
● Manajemen pendidikan negara(Kemdiknas)
● Manajemen pendidikan provinsi (kantor Dinas Diknas Provinsi)
● Manajemen pendidikan kabupaten/kota(Dinas Diknas Kab/Kota)
● Manajemen Sekolah/Madrasah
● Manajemen Kelas
● Manajemen Kelompok Belajar Kecil
Inovasi Kerja Lembaga Pengelolaan Pendidikan
● PAUD/TK/RA
● SD/MI
● SMP/MTs
● SMA/MA/SMK
● PT (Sekolah Tinggi, Univ,Institut, Akademi)
Inovasi Kerja Lembaga Pengelolaan Pendidikan
- Manajemen pendidikan dan latihan di berbagai lembaga
- Manajemen pengembangan sumber daya manusia di berbagai lembaga
- Manajemen pendidikan/pembelajaran pada berbagai materi subyek kajian(mata pelajaran, mata kuliah, bidang kajian)
- Manajemen pendidikan/pembelajaran pada lembaga informal, non formal, dan formal
KAJIAN MANAJEMEN KELAS
a. Menata kelas yg kondusif
b. Menciptakan hubungan interpersonal yg positif
c. Memotivasi siswa untuk belajar
d. Menegakkan disiplin
e. Meminimalisir perilaku menyimpang
f. Pemberian tugas/latihan/ujian yg feasible
g. Pencapaian tujuan pembelajaran
SISTEM PENDIDIKAN
- KONTEKS
- INPUT
- PROSES
- OUTPUT
- OUTCAME
- BENEFIT
- IMPACT
- FEEDBACK
KOMPONEN SISTEM PENDIDIKAN
- INDIKATOR KONTEKS (permintaan pend;dukungan masy; kebijakan pemerintah, status sosek; keadaan geografi)
- INDIKATOR INPUT (visi, misi, sasaran, tujuan;sumber daya; siswa; kurikulum)
- INDIKATOR PROSES (tata pamong, pengelolaan program, proses pembelajaran, proses evaluasi)
- INDIKATOR OUT PUT (hasil akademik: nilai UAS/UN, raport; hasil non akademik: prestasi olahraga, kesenian, keterampilan,kreativitas,dsb)
- INDIKATOR OUT CAME (pendidikan lanjut,penghasilan, karir, peluang berkembang)
INOVASI Pengelolaan Prodi
- Guru dan tenaga pendukung
- Kesiswaan
- Kurikulum
- Sarana dan prasarana
- Pendanaan
- Tata pamong
- Pengelolaan program
- Proses pembelajaran
- Suasana akademik
- Sistem informasi
- Sistem jaminan mutu
- Lulusan
- Penelitian, publikasi, karya ilmiah,abdimas dan hasil lainnya
CONTOH INOVASI PENGELOLAAN SATUAN PENDIDIKAN
- Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP, 1971) à SD 8 th + Sekolah Menengah 3 th ~ sekolah komprehensif
- Proyek Pamong (1976) à pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dengan biaya rendah, membantu anak belajar sesuai dengan kemampuan, waktu, tempat
- SMP Terbuka (1979/1980) ~ pemerataan pendidikan dengan belajar melalui berbagai media
CONTOH INOVASI PENGELOLAAN SATUAN PENDIDIKAN
- Sekolah Unggulan (1990) ~ mengembangkan SDM yg unggul ~ loncat kelas, sekolah favorit, SMA Taruna Nusantara, SSN, SBI
- Pendidikan Sistem Ganda di SMK (1992) ~meningkatkan link & match lulusan SMK
- Implementasi MBS (1998) ~ menerapkan otonomi sekolah ~ MPMBS
- PT (1999): (1) IKIP ~ Univ Negeri; (2) IU, ITB, IPB,UGM, Unair à BHMN; (3) BLU/BHP Universitas
DESAIN INOVASI DI SEKOLAH …
Salam
Usman Alamsyah